Pendaftaran Perusahaan

Mendirikan perusahaan merupakan langkah awal untuk mengembangkan bisnis. Indonesia sebagai destinasi pengembangan bisnis menawarkan beragam opsi untuk pembentukan entitas bisnis. PT PMA serta kantor perwakilan merupakan jenis perusahaan yang cukup umum dijadikan acuan untuk investor asing. Kedua jenis perusahaan memiliki keuntungannya masing-masing yang bisa disesuaikan dengan tujuan pengembangan bisnis di Indonesia.

Jenis Badan Hukum di Indonesia untuk Investor Asing

Penanaman Modal Asing (PT PMA)

PT PMA merupakan jenis perusahaan yang sesuai untuk investor asing yang ingin tetap punya kontrol penuh terhadap bisnis yang dijalani. PT PMA merupakan badan hukum di Indonesia yang memperbolehkan kepemilikan usaha 100% kepada penanam modal asing. Perlu dipahami bahwa setiap sektor usaha memiliki regulasinya masing-masing terkait izin usaha serta jumlah kepemilikan asing maksimal yang ditentukan melalui Daftar Positif Investasi.

Kantor Perwakilan Perusahaan Asing (KPPA)

Kantor perwakilan perusahaan asing jadi pilihan tepat untuk investor dan pemilik usaha WNA ketika berada di tahap awal pengembangan bisnis di Indonesia. KPPA dapat memberi izin untuk bisnis asing dalam melakukan analisis pasar sebelum melakukan aktivitas komersil di Indonesia.

KPPA juga bisa difungsikan untuk pusat aktivitas non-sales, seperti layanan konsumen, ruang pertemuan dengan calon klien, serta melakukan inisiasi marketing yang dibutuhkan perusahaan dalam mendapatkan perhatian pasar di Indonesia.

Kantor Perwakilan Perusahaan Perdagangan Asing (KP3A)

KP3A merupakan kantor perwakilan yang didirikan secara khusus dalam membantu aktivitas perdagangan bisnis. Meskipun begitu, baik KPPA atau KP3A memiliki batasan untuk tidak melakukan aktivitas bisnis yang menghasilkan pendapatan secara langsung. KP3A memiliki keuntungan untuk bisa didirikan di berbagai daerah di Indonesia, sedangkan KPPA tidak.

Badan Usaha Jasa Konstruksi Asing (BUJKA)

BUJKA merupakan kantor perwakilan yang secara khusus didirikan untuk perusahaan konstruksi asing di Indonesia. BUJKA diperbolehkan untuk terlibat dalam proyek konstruksi skala besar. Namun keterlibatan tersebut harus beroperasi di bawah kerja sama antara PT lokal. Di balik batasan yang ada, BUJKA tetap jadi salah satu entitas yang baik untuk langkah pengenalan di Indonesia dengan ikut serta berkolaborasi dalam proyek konstruksi tanpa perlu memiliki SIUJK.

Alur Pendaftaran Perusahaan di Indonesia

Proses Internal

Konsultasi

Berbicara dengan konsultan terbaik kami tentang tujuan pengembangan bisnis di Indonesia

Pemenuhan Persyaratan dan Dokumen

Persiapkan dokumen yang dibutuhkan, kami akan menangani proses pendaftaran perusahaan.

Peninjauan dokumen

Kami memastikan dokumen-dokumen sesuai dengan regulasi yang berlaku saat ini

Perancangan perizinan

Kami akan merancang surat pengajuan mendirikan usaha kepada kementerian terkait yang selaras dengan tujuan bisnis

Penyerahan dokumen

Kami akan menyerahkan dokumen kepada kementerian terkait sebagai perwakilan perusahaan.

Proses Eksternal

Pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

NPWP merupakan syarat utama untuk mendapatkan izin usaha, membuka rekening bank, sekaligus untuk memenuhi kewajiban pajak

Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB)

NIB dibutuhkan agar perusahaan bisa segera melakukan operasional bisnis di Indonesia

Akta pendirian (untuk PT PMA)

Akta pendirian perusahaan perlu dirancang dan dilegalisasi oleh notaris

Persetujuan badan hukum (For PT PMA)

Setelah mengajukan akta pendirian melalui notaris, Kementrian Hukum dan HAM akan mengeluarkan perizinan badan hukum untuk perusahaan.

Kepemilikan izin lainnya (For PT PMA)

Beberapa lini dan sektor bisnis membutuhkan izin usaha tertentu yang perlu dimiliki. Proses pengajuan berlangsung selama 7 hingga 20 hari tergantung sektor bisnis usaha.

*The estimated time after all the required documents are deemed eligible for submission to the related government’s bodies.

Perbandingan Opsi Pendirian Perusahaan untuk Investor Asing di Indonesia

  • PT PMA

  • Operasional
    • Perusahaan diizinkan untuk melakukan aktivitas bisnis yang mendatangkan keuntungan
    • Kepemilikan asing mencapai 100%
    • Ideal untuk sektor bisnis yang terbuka dengan investasi asing
    Struktur
    • Minimum memiliki dua pemegang saham (korporasi/individual)
    • Minimum memiliki satu direktur lokal
    • Harus memiliki satu komisasris (WNA dengan izin kerja yang berlaku diperbolehkan memegang jabatan komisaris)
    Modal
    • 10 milyar rupiah sebagai modal dasar investasi
    • 10 milyar rupiah perlu dipersiapkan sebagai modal awal
    Keuntungan
    • Kontrol penuh terhadap bisnis
    • Dapat menjadi syarat untuk menjamin izin kerja dan tinggal tenaga kerja asing
  • KPPA

  • Operasional
    • Tidak diperbolehkan untuk menjalankan bisnis yang mendatangkan keuntungan finansial
    • 100% kepemilikan asing diperbolehkan
    • Ideal untuk mencoba memahami pasar bisnis Indonesia sebelum mendirikan perusahaan
    • Berperan baik untuk aktivitas tanpa penjualan
    Struktur
    • Tidak memerlukan pemegang saham atau direktur
    • Hanya perlu satu jabatan eksekutif
    Modal
    • Tidak memerlukan modal
    Keuntungan
    • Biaya pendirian relatif rendah
    • Dapat menjadi syarat untuk menjamin izin kerja dan tinggal tenaga kerja asing
  • KP3A

  • Operasional
    • Tidak diperbolehkan untuk melakukan aktivitas jual beli
    • Kepemilikan asing mencapai 100%
    • Ideal untuk aktivitas bisnis terkait promosi, perhubungan, dan survei pasar Indonesia
    Struktur
    • Tidak perlu ada kehadiran pemegang saham atau direktur
    • Hanya perlu satu jabatan eksekutif
    Modal
    • Tidak memerlukan modal
    Keuntungan
    • Biaya pendirian relatif rendah
    • Dapat menjadi syarat untuk menjamin izin kerja dan tinggal tenaga kerja asing
    • Dapat membuka kantor cabang di berbagai daerah di Indonesia
  • BUJKA

  • Operasional
    • Diizinkan untuk terlibat dalam proyek konstruksi skala besar dalam bentuk kerja sama dengan PT lokal
    • Tepat untuk perusahaan konstruksi global dengan skala besar
    Struktur
    • Tidak memerlukan kehadiran pemegang saham
    Modal
    • Tidak memerlukan modal
    Keuntungan
    • Biaya pendirian relatif rendah
    • Mendapat izin untuk melakukan proyek konstruksi kerja sama dengan PT local tanpa perlu memiliki Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK)
    • Dapat menjadi syarat untuk menjamin izin kerja dan tinggal tenaga kerja asing
Operasional
  • Perusahaan diizinkan untuk melakukan aktivitas bisnis yang mendatangkan keuntungan
  • Kepemilikan asing mencapai 100%
  • Ideal untuk sektor bisnis yang terbuka dengan investasi asing
Struktur
  • Minimum memiliki dua pemegang saham (korporasi/individual)
  • Minimum memiliki satu direktur lokal
  • Harus memiliki satu komisasris (WNA dengan izin kerja yang berlaku diperbolehkan memegang jabatan komisaris)
Modal
  • 10 milyar rupiah sebagai modal dasar investasi
  • 10 milyar rupiah perlu dipersiapkan sebagai modal awal
Keuntungan
  • Kontrol penuh terhadap bisnis
  • Dapat menjadi syarat untuk menjamin izin kerja dan tinggal tenaga kerja asing
Operasional
  • Tidak diperbolehkan untuk menjalankan bisnis yang mendatangkan keuntungan finansial
  • 100% kepemilikan asing diperbolehkan
  • Ideal untuk mencoba memahami pasar bisnis Indonesia sebelum mendirikan perusahaan
  • Berperan baik untuk aktivitas tanpa penjualan
Struktur
  • Tidak memerlukan pemegang saham atau direktur
  • Hanya perlu satu jabatan eksekutif
Modal
  • Tidak memerlukan modal
Keuntungan
  • Biaya pendirian relatif rendah
  • Dapat menjadi syarat untuk menjamin izin kerja dan tinggal tenaga kerja asing
Operasional
  • Tidak diperbolehkan untuk melakukan aktivitas jual beli
  • Kepemilikan asing mencapai 100%
  • Ideal untuk aktivitas bisnis terkait promosi, perhubungan, dan survei pasar Indonesia
Struktur
  • Tidak perlu ada kehadiran pemegang saham atau direktur
  • Hanya perlu satu jabatan eksekutif
Modal
  • Tidak memerlukan modal
Keuntungan
  • Biaya pendirian relatif rendah
  • Dapat menjadi syarat untuk menjamin izin kerja dan tinggal tenaga kerja asing
  • Dapat membuka kantor cabang di berbagai daerah di Indonesia
Operasional
  • Diizinkan untuk terlibat dalam proyek konstruksi skala besar dalam bentuk kerja sama dengan PT lokal
  • Tepat untuk perusahaan konstruksi global dengan skala besar
Struktur
  • Tidak memerlukan kehadiran pemegang saham
Modal
  • Tidak memerlukan modal
Keuntungan
  • Biaya pendirian relatif rendah
  • Mendapat izin untuk melakukan proyek konstruksi kerja sama dengan PT local tanpa perlu memiliki Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK)
  • Dapat menjadi syarat untuk menjamin izin kerja dan tinggal tenaga kerja asing
This site is registered on wpml.org as a development site.